Amrullah Bersama Andi Muh Lutfi Maju di Pilkada Konawe Kepulauan

IndonesiaPress.net – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 dipastikan digelar 9 Desember, dari 7 daerah di Sulawesi Tenggara (Sultra) yang akan menggelar pesta demokrasi lima tahunan itu, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) adalah salah satunya.

Ada tiga nama menyeruak bakal bertarung pada Pilkada Konkep 2020. Dua bakal calon Bupati seperti Ir Abdul Halim MSi dan Musdar SSos lebih dulu mengumumkan pendampingnya. Sementara Ir H Amrullah MT lebih akhir menyampaikan siapa yang akan menjadi mendampinginya pada Pilkada Desember nanti.

Ketua DPC Demokrat Konkep itu memastikan bahwa wakilnya tetap Andi Muh Lutfi SE MM. Kata ia, sejak awal sudah menyampaikan dalam hal menentukan siapa yang akan menjadi wakilnya dalam kontestasi Pilkada nanti, dirinya tidak mempunyai sedikit alasanpun untuk mengganti Andi Muh Lutfi.

“Alhamdulillah sampai hari ini kami ini termasuk paling harmonis. Karena koridor itu kita bangun, kerja sama dan komunikasi dalam menjalankan tugas-tugas pokok dan tanggung jawab kami selalu bersinergi dengan baik,” beber Ir H Amrullah saat di temui, Kamis (4/6/2020).

Jika diberikan kesempatan menduduki jabatan Bupati dan Wakil Bupati di Pulau Kelapa untuk kedua periodenya, kata Ir H Amrullah MT, ia dan Andi Muh Lutfi SE MM ingin menuntaskan pengabdiannya untuk membangun tanah yang menjadi tempat kelahirannya itu, karena menurutnya masih banyak yang harus dituntaskan, baik infrastruktur maupun pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Insaaallah, kalau kami dikehendaki dua periode, kami ingin menuntaskan pengabdian kami di tanah kelahiran. Tentu untuk kepentingan seluruh masyarakat Konawe Kepulauan sebagai komitmen sejak awal untuk mengabdikan diri di Pulau Wawonii yang kita cintai,” katanya.

Ditanya sudah berapa rekomendasi partai yang dipegang saat ini? H Amrullah belum membeberkan itu, karena sementara menunggu rekomendasi partai sesuai yang mereka daftar. Hanya saja dirinya meyakini seperti partai Demokrat, Nasdem, PDIP, PKB dan PKPI dapat direbutnya.

“Termasuk PPP dan Gerindra, tetapi PKS pun mungkin belum tutup ruang, hanya saja saya tidak mendaftar di PKS itu artinya saya tidak ada upaya menutup pintu untuk yang lain. Semuanya punya peluang dan hak yang sama, silakan berusaha,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *