Azis Syamsuddin Dukung Digitalisasi Data Dan Program E- Parlemen

Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin mengapresiasi adanya program e-parlemen sebagai salah satu inovasi Kesetjenan DPR RI untuk mewujudkan parlemen modern. Layanan digitalisasi data dan informasi tersebut dinilai dapat mempercepat pelaksanaan kinerja Anggota DPR RI dalam menjalankan tugas dan fungsinya, seperti kemudahan akses agenda kerja dan berbagai informasi yang dibutuhkan.

Dikatakan Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam) itu, program e-parlemen pertama kali mulai diterapkan dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2020-2021 di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (9/11/2020). Menurutnya, langkah tersebut harus terus didukung

<span;>”Parlemen kita sudah menerapkan e-parlemen, dimana semua dokumentasi dan dokumen pendukung sudah menggunakan IT (information technology) yang dibuat untuk memaksimalkan digitalisasi, dimana seluruh kerja DPR akan menjadi lebih cepat, efisien dan ekonomis yang bisa diterapkan seterusnya,” kata Azis saat ditemui <span;>Parlementaria <span;>di ruang kerjanya, Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (10/11/2020).

<span;>Politisi Partai Golkar itu menambahkan,  konsep e-parlemen sebagai wujud akuntabilitas DPR RI kepada rakyat dengan mendukung seluruh kinerja Anggota Dewan agar lebih cepat, mudah dan akurat karena secara bertahap akan mengutamakan digitalisasi, sekaligus mengurangi penggunaan kertas dalam kegiatan sehari-hari.

<span;>E-parlemen merupakan model pengembangan teknologi informasi yang menyediakan data dan informasi bahan rapat secara digital dan mudah diakses menggunakan telepon genggam. Selain menjanjikan terwujudnya keterbukaan informasi, e-parlemen juga merupakan bentuk upaya efisiensi penggunaan kertas dengan gagasan <span;>paperless office<span;>.

<span;>Azis menambahkan, dirinya berharap pengembangan e-parlemen terus dilakukan, baik dalam hal kecepatan akses dan kelengkapan fitur. “Ini merupakan komitmen seluruh Pimpinan dan Anggota DPR juga untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan juga mitra kerja, sehingga mekanisme ini dilakukan terus menerus untuk mencapai titik yang bisa akomodasi semua kepentingan mitra kerja dan masyarakat secara umum dan internal melakukan efisiensi di lingkungan internal birokrasi yang ada di Setjen DPR RI,” tandasnya.

Selain e-parlemen, sambung Azis, Perpustakaan DPR RI juga sudah menggunakan <span;>platform<span;> atau media bagi penggunanya untuk mengakses koleksi buku dalam bentuk <span;>e-book<span;>. Ke depan, juga diharapkan seluruh masyarakat dapat mengakses bahan-bahan rapat Persidangan Paripurna dengan menggunakan <span;>barcode<span;> atau <span;>share link<span;>, sehingga dapat menampung aspirasi dan <span;>input<span;> masyarakat secara langsung untuk mendukung kinerja perwakilannya di Parlemen.

Tentu proses e-parlemen ini tidak berhenti sampai di sini saja, atau harus terus di-<span;>update<span;>. Dengan begitu diharapkan (program ini) membuka akses kepada masyarakat luas agar bisa berkomunikasi dengan Anggota DPR RI menggunakan e-parlemen ini dan dapat melakukan masukan, kritikan serta <span;>input<span;> yang berguna bagi parlemen Indonesia,” harap legislator dapil Lampung II itu.

(<span;>ann/sf)Azis Syamsuddin  

@DPR_RI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *