Herry Nabit Setuju Kampanye Melalui Sosmed

IndonesiaPress.net – Bakal Calon (Balon) Bupati Manggarai Herybertus Nabit setuju dengan wacana yang disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian bahwa Kampanye Pilkada 2020 melalui sosial media (Sosmed) guna mencegah pandemi covid-19. Pernyataan itu disampaikan Herybertus Nabit pada Minggu (31/6/2020).

Hery Nabit yang akrab disapa ini mengatakan, ia mengikuti terhadap ketentuan pemerintah terkait Pilkada Tahun 2020 guna mencegah pandemi covid-19.

“Kalau saya ikut saja ketentuan pemerintah, aturan main KPU seperti apa begitu juga peraturan Mendagri seperti apa kita ikuti saja,”kata Hery Nabit yang berpasangan dengan Balon Wakil Bupati (Wabup) Manggarai Heribertus Ngabut ini.

Namun Hery Nabit mengkritisi terkait wacana Mendagri terkait kampanye melalui Sosmed itu. Menurutnya, kampanye melalui sosial media ini memiliki kelemahan dibandingkan dengan kampanye face to face yang lebih efektif.

Kelemahanya, kata Hery Nabit, pertama berupa jangkauan, sebab diketahui di Kabupaten Manggarai tidak semua wilayah terjangkau jaringan internet. Selain itu kualitas kampanye tidak dapat berjalan dengan baik.

“Media sosial inikan kelemahanya yang pertama jangkauan ya, berupa jangkauan ke kampung-kampung, betul bahwa sebagian besar wilayah Manggarai sudah terjangkau oleh jaringan internet, tapikan masih ada yang tidak terjangkau. Kedua kampanye menggunakan media sosial cenderung 1 arah kalaupun 2 arah sangat terbatas padahal kita harapkan interaksi atau dialog langsung, sementara kita mengharapkan kualitas demokrasi ini semakin bagus dan meningkat, tapi apapun aturan main dari KPU dan Pemerintah kita ikuti saja,”ungkap Hery Nabit.

Hery Nabit juga mengatakan, di tengah pandemi covid-19 dan untuk mencegah pademi covid-19, pihaknya melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan cara Lejong Online. Lejong Online itu terdiri dari tiga komponen melalui Live Streaming, Video Vlog dan diskusi online (Disko) dengan menggunakan grup WA.

“Jadi kita Lejong Online ada tiga komponen yakni Live streaming sudah laksanakan 4 kali sejak April setiap malam minggu, video Floq sudah 5 kali, diskusi online (Disko) melalui grup WA 1 kali. Namun bulan Mei kita berhenti, kita akan lanjutkan Lejong online ini bulan Juni ini nanti,”kata Hery Nabit.

Adapun dalam Lejong Online itu, kata Hery Nabit, pihaknya menyapa warga dengan memberikan sosialiasi terkait pencegahan virus corona dan nantinya akan membantu pemerintah untuk melakukan sosialiasi tentang New Normal.

Namun kata dia, Lejong Online ini juga komunikasi cukup terbatas, meskipun begitu mereka sudah mulai beradaptasi.

“Jadi kita punya program Lejong Online bersama dengan Tim dan para simpatisan. Nanti kita tinggal lanjutkan ke depan,”kata Hery Nabit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *