#KemensosHadir Kirim Tim ke Natuna

 

Bantu Pulihkan Situasi Daerah

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kepri, Doli Boniara. F.Dokumen Pribadi untuk Batam Pos

Indonesiapress.net– Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kepri, Doli Boniara mengatakan Kementerian Sosial (Kemensos) akan mengirim tim khusus yang dikirim ke Natuna, Provinsi Kepri. Menurutnya, kebijakan tersebut untuk menjawab situasi dan kondisi Natuna paska datangnya Warga Negara Indonesia (WNI) dari Tiongkok yang dievakuasi kesana. Menurut Doli, pihak akan turut mendampingi turun ke Natuna.

“Kami melihat situasinya ini masuk dalam kategori bencana sosial. Tim yang diturunkan juga akan memberikan penyuluhan secara berkelanjutan tentang apa itu virus corona. Tujuannya adalah untuk turut memulihkan situasi Natuna tidak kondusif sekarang ini,” ujar Doli Boniara, Selasa (4/2) di Tanjungpinang.

Ditegaskan Doli, WNI yang diasingkan sementara waktu tersebut sebenarnya tidak menjadi suspek virus tersebut. Namun karena tindakan pencegahan perlu adanya penangan khusus. Masih kata Doli, Kemensos melihat, perlu adanya perlindungan sosial yang diberikan. Dijelaskannya, kebijakan ini dilakukan adalah bentuk sinergitas antara Kementerian Sosial dengan Kementerian Kesehatan. Mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kepri, tidak terkendalinya situasi Natuna.

“Nanti tim yang turun juga akan memberikan edukasi kepada masyarakat. Karena yang perlu sama-sama kita pahami adalah mereka saudara dan saudari kita yang perlu kita lindungi. Apalagi mereka bukan orang-orang yang menjadi suspek,” jelas Doli.

Disebutkan Doli, Mensos sudah memberikan penjelasan kepada dirinya melalui pesan singkat secara langsung, yakni Pemerintah harus mengambil keputusan yang cepat dan beresiko sangat kecil. Karena tidak ada keputusan yang tidak ada potensi resiko. Atas dasar itu, Mensos mengharapkan masyarakat Kepri, Natuna khususnya dapat memahami kondisi tersebut. Selain itu, Mensos juga meminta Pemda memback up keputusan tersebut.

“Maka dari itu, kami juga akan turun bersinergi dengan Tim dari Kemensos untuk memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) kepada masyarakat. Baik itu secara langsung maupun melalui pesan berantai melalui tokoh masyarakat dan pemerintah daerah,” tutup pria yang pernah duduk sebagai Penjabat (Pj) Bupati Bintan tersebut.

Sebelumnya, Plt Gubernur Isdianto, meminta masyarakat Kabupaten Natuna untuk tidak cemas, dalam menghadapi proses isolasi ratusan warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China di Kabupaten Natuna.

Menurutnya, proses isolasi yang saat ini tengah dilakukan merupakan bentuk kewajiban pemerintah dalam melindungi WNI, termasuk masyarakat Kepri. “Beri kepercayaan kepada tim yang sudah ditunjuk pemerintah untuk menangani pemulangan ini. Ini semua dalam rangka cegah tangkal, sehingga semua prosedur harus dijalani,” ujar Isdianto.

Isdianto memahami kerisauan dan keresahan masyarakat Kabupaten Natuna. Namun, ia meminta masyarakat untuk tetap tenang. Karena, menurutnya pemerintah akan memberi jaminan untuk semua warga negaranya. Baik yang dipulangkan dari Wuhan, maupun di Kepri. “Sekali lagi, beri kepercayaan kepada tim. Pemerintah pasti melindungi warganya,” harap Isdianto.(jpg) batampos.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *