Kisah Raibnya Palu Sidang di Rapat Harian DPP PAN #JagaPAN

 

KEPANIKAN AKUT DALAM MEKANISME BUSUK

1. Ketum telah melakukan inkonsistensi dalam menindaklanjuti hasil Rakernas V PAN di Jakarta (7-8/12/19) yang semestinya dilselenggarakan selambat-lambatnya seminggu setelah Rakernas.

2. Terdapat tindakan yang tidak rasional terhadap komposisi kepengurusan DPP, pemberlakuan SK Kepengurusan yang tiba-tiba berubah tanpa diputuskan dalam Rapat Harian atau Rapat Pleno, bahkan perubahan SK kepengurusan tanpa sepengetahuan Pengurus Harian yang di coret dari jabatan yang tengah diemban. Tindakan tersebut sangat absurd, seringkali berubah tanpa adanya jangka waktu berkala atau ketetapan periodik. Ini merupakan perlakuan tidak adil bahkan melanggar hukum, yang anehnya dalam Rapat Harian pada tanggal 20/12/19 tiba-tiba datang wajah baru yang selama empat tahun tak pernah hadir dalam Rapat Harian sebelumnya.

3. Rapat Harian pada tanggal 20/12/19 dengan agenda penetapan tempat kongres dan kepanitiaan kongres dilakukan tanpa dialog terbuka, ketua Umum yang langsung memimpin rapat dan mengendalikan rapat dengan cara otoriter, tanpa dialog, tergesa-gesa, dan penunjukan sepihak sehingga diwarnai kericuhan.

4. Menetapkan keputusan rapat yang tidak disepakati oleh sebagian besar peserta rapat dengan cara mengetuk palu sidang sambil berdiri dan membawa langsung palu sidang tersebut seraya pergi meninggalkan ruangan rapat, kenapa cuma palu sidang tapi tatakan palu tidak dibawa?

5.  Pasca Ketua Umum dan Palu sidang menghilang dari ruangan rapat membuat kericuhan tak dapat dihindari lagi, ternyata Sekjen menyewa enam orang pengawal bayaran yang diketahui berasal dari Kesatuan POLRI. Pertanyaannya, mengapa harus melibatkan anggota kepolisian yang tidak ada kaitannya dengan partai sama sekali? hal ini menjawab pertanyaan mengenai intervensi seragam coklat terhadap sikap pilihan beberapa ketua DPW dan DPD dalam menentukan pilihan caketum yang diusung.
Ini menunjukan Kepanikan Akut dalam Mekanisme Busuk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *