Konggres Via Palugate

 

Kita tunggu dan saksikan drama Palugate akan berakhir seperti apa, dan Juga kesiapan konggres nanti.
Dan mengapa  panitia ditunjuk tidak secara terbuka ,hanya main tunjuk tidak di bicarakan terbuka ?

INDONESIAPRESS.NET,- Kongres V partai yang lahir dari reformasi ini sangat ditunggu-tunggu, pasalnya penyelenggaraan kongres kali ini penuh misteri, entah kapan dan dimana diselenggarakannya. Pasca rapat harian yang berakhir dengan kisah raibnya palu sidang hingga kini tidak ada informasi yang jelas mengenai agenda penting tersebut.

Namun beberapa hari belakangan tersiar kabar di media, ES SekJend PAN, mengatakan kongres PAN direncanakan akan dilaksanakan di Kendari, Sulawesi Tenggara p awal Februari 2020 sekarang sedang menunggu kesiapan tuan rumah. Katanya info akan ditanyakan lagi kepada ZH jika bertemu. (Republika, Ahad, 12/1).

ES ditunjuk ZH sebagai Ketua SC dan EHP sebagai ketua OC, karena mekanisme rapat dianggap tidak memenuhi syarat sah, maka kubu MH meminta rapat diulang agar memenuhi mekanisme yaitu keputusan yang melibatkan seluruh peserta rapat. Tapi hingga memasuki tahun 2020 rapat harian tidak pernah ada lagi. Masih dalam berita yang sama, ES menyebut sedang membentuk susunan kepanitiaan kongres,

Bertentangan dengan pernyataan tadi, ES malah sibuk turut konsolidasi dengan ZH menemui DPD DPW dalam rangka pemenangan ZH. Ini rasanya aneh, ditambah lagi pasca rakernas beberapa kota yang bersedia menjadi tuan rumah diminta mengirimkan proposal kesediaan. Dan dari beberapa kota yang siap ada kota Medan yang mengirimkan proposal kesanggupan plus siap menanggung setengah dari biaya yang dibutuhkan kongres, namun tidak digubris. Juga ada kota-kota lainnya yang lebih representatif juga tidak digubris. Hingga kini masih ngambang dimanakah tempat penyelenggarakan kongres itu? Masih saja mempertahankan Kendari sebagai tuan rumah meskipun dari berbagai aspek tidak representatif untuk perhelatan besar lima tahunan ini. Ini tentu tidak rasional.

Belum ada tanda-tanda yang rasional untuk penyelenggaraan kongres ini, kepanitiaan pun makin misterius, kabarnya beberapa orang dikontak kesediannya untuk menjadi panitia. Lha? Kok kepanitiaan rahasia-rahasiaan sih? Mengapa takut terbuka ? kok sebegitu misteriusnya. Kongres adalah perhelatan tertinggi dalam partai jadi harus betul-betul prepare dalam penyelenggaraannya tidak boleh tergesa-gesa dan harus terbuka.

Jika batas akhir jabatan yang tertera di AD/ART selama2nya 5 Tahun, maka ZH terpilih pada Minggu 1 Maret 2015 berakhir di 29 Februari 2020. Apabila pertengahan Januari masih belum terlihat bentuk kongres maka hanya ada waktu 1,5 bulan lagi berakhir masa jabatan ZH. Jika disebut-sebut awal Pebruari 2020 kongres digelar maka mesti sudah SK kepanitiaan agar persiapan kongres matang. Namun apabila kepanitiaan masih abu-abu maka berarti ini kongres yang misterius. Jadi legitimasi ES sebagai panitia SC berdasarkan pada prosedur hukum yang manakah?

Namun jika pihak DPP mempertahankan egosentris, menganggap rapat harian itu sah dengan menyembunyikan palu sidang dan main tunjuk tanpa melalui proses yang demokratis, ya itu majenun namanya. Itu artinya menyelenggarakan kongres melalui PaluGate.

Ya kita saksikan drama lanjutan PaluGate akan berakhir seperti apa?

#TehPAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *