Kumpul di Makassar, 42 DPD dan 8 DPW PAN Deklarasi Dukung Mulfachri Harahap

Indonesiapress.net,- – 42 DPD dan 8 DPW Partai Amanat Nasional (PAN) berkumpul di Kota Makassar pada Senin (23/12). Acara ini diisi silaturahmi sekaligus konsolidasi pemenangan dan pernyataan dukungan kepada Mulfachri Harahap sebagai calon ketua umum.

Dalam pertemuan ini, hadir pula salah satu pendiri PAN Amien Rais, Wakil Ketua Umum dan Ketua Fraksi DPR Hanafi Rais, Ketua DPP Rizki Sadiq, Euis Fety Fatayati, Wasekjen Ahmad Yohan dan Saleh La Ela, Bendahara Chandra Tirta Wijaya dan beberapa pengurus harian DPP lainnya.

Sementara 8 DPW yang datang di antaranya, DPW Sulawesi Selatan, DPW Sulawesi Tengah, DPW Sulawesi Barat, DPW Gorontalo, DPW Jawa Timur, DPW Yogyakarta, DPW Jawa Tengah dan DPW Sumatera Utara.

Mengawali sambutan, Ketua DPW Sulawesi Selatan, Ashabul Kahfi memaparkan kriteria seorang pemimpin. Menurutnya, pemimpin harus berani, bukan orang yang plin plan serta bersih. Dia pun menilai Mulfachri sosok layak memimpin PAN.

“kalau di PAN adanya Jenderal Tapak Suci. Nah Jendral Tapak Suci di PAN hanya disandang oleh Mulfachri Harahap,” kata Kahfi, Selasa (24/12).

Kahfi juga menerangkan, silaturahmi ini sebagai langkah konsolidasi dan deklarasi dukungan kepada Mulfachri untuk bertarung di Kongres PAN melawan Zulkifli Hasan.

Ketua DPW Jawa Tengah Wahyu Kristianto menyebut Mulfachri memiliki banyak gagasan yang visioner untuk PAN 5 tahun ke depan.

“Saya sering berdiskusi dengan Bang Mulfachri, banyak gagasannya yang brilian dan terukur untuk dicapai dalam periode 5 tahun ke depan. Saya yakin beliau akan membawa warna dan arah baru bagi PAN ke depan,” ujar Wahyu.

Dalam sempatan ini, Mulfachri mengungkapkan prioritasnya jika mendapat amanah menjadi Ketua Umum PAN. Dia menuturkan kemajuan PAN ke depan bersumber dari para kader. Mulfachri pasang target PAN bisa memiliki minimal satu kursi di setiap Kabupaten/Kota.

“Kader-kader di daerah akan mewarnai bagaimana PAN bekerja untuk mensukseskan pemberdayaan daerah melalui otonomi daerah yang sudah berjalan sejak tahun 2001. PAN akan fokus dan bekerja dengan optimal untuk mewujudkan satu kursi di setiap dapil kabupaten/kota,” paparnya.

Demi mencapai target itu, Mulfachri berharap kader-kader PAN dapat berperan menjadi pejuang masyarakat dan etalase partai yang handal.

“Kita akan merubah fokus dari sentralisasi di Jakarta. Menciptakan satelit-satelit baru di daerah. Banyak hal sudah berubah menjadi mudah dengan bantuan teknologi informasi. PAN akan memanfaatkan itu secara baik dan tahu bagaimana menggunakannya untuk kemajuan partai,” terang dia.

“Wajah PAN ke depan lebih fleksibel, gesit, dinamis dengan memberikan prioritas bagi kader muda yang memiliki semangat dan talenta,” sambung Mulfachri. (mdk/ray)

Merdeka.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *