Mengapa Harus MH ?

 

Ini Alasannya

Oleh : Eneng Humaeroh, DPP PAN

Menjelang kongres PAN, Amien Rais saat ditemui dikediamannya tampak wajahnya menceminkan kegelisahan, pasalnya pada periode berlangsung saat kepemimpinan ZH, MAR, begitu tokoh besar ini disebut merasakan kesemrawutan manajemen partai, MAR terlihat sangat kecewa dengan kondisi partai begitu carut marutnya bahkan sembrono. MAR hanya menghela nafas menahan kesedihannya melihat partai yang dia dirikan. Sulit meraba hatinya namun kita mengerti perasaannya. Ia harus turun tangan.

MAR, memikirkan PAN ke depan, intuisi, intelektualitas, bahkan spritualitas politik yang sudah matang tentu tidak akan menyetujui ZH maju kembali, MAR orang yang tegas, tidak akan menjilat kembali perkataannya, dan tindakannya visioner. Dalam usianya yang senja MAR tidak ingin melihat karam perahu PAN. MAR juga ingin mewariskan peninggalan PAN sebagai partai idiologis, konsisten, berkarakter serta tegas dalam pendirian, sehingga akar rumput tidak lagi berkata, “PAN kok nggak jelas sikapnya?”

MAR akhirnya membidikkan tepat sasarannya, ia memilih kader yang tegas dan berkeyakinan teguh dalam perjuangan. Dalam setiap rangkaian silaturahmi dengan para kader, MAR mendampingi MH, Mulfachri Harahap bukan tanpa alasan. Itu adalah salah satu sikap bijak yang ia tunjukan, bahwa PAN bukan partai _kongsi koalisi family_, yang menetapkan banyak keluarga tanpa berproses secara alamiah di partai tapi langsung menduduki jabatan tinggi.

MAR menilai MH tidak sebentar, ia harus meyakini seorang MH adalah kader terbaik dan pilihan tepat dalam memimpin partai, bahkan MH awalnya tidak berkeinginan maju menjadi ketua umum, namun kekisruhan di internal serta dorongan dari berbagai pihak mengusik hati nurani MH membuat ia tidak dapat membiarkan partai semakin semrawut. Sebagai bentuk tanggung jawab MH terhadap PAN dan restu MAR, MH maju sebagai caketum.

Siapa sih MH itu?

MH adalah sosok yang tegas dan pekerja keras, selama menjadi ketua Fraksi ia tidak mau main-main dengan keputusan partai, ia tidak mau asal bunyi. Keputusan berat PAN dalam berbagai RUU yang krusial berhasil di drive oleh PAN. Kemampuan lobby yang kuat pun mampu menyelesaikan beberapa hal yang kontroversi seperti penetapan komisioner KPK. MH seringkali mengambil peran ditempat yang sulit dan berat.

Kemampuan mendrive keputusan yang berat sering diambil MH, ia teguh dalam pendiriannya, tidak mudah goyah dan mudah dipengaruhi. MH tidak memiliki kebergantungan kepentingan politik, kecerdasannya menuntunnya membuat keputusan tepat dengan sedikit resiko. Informasi utuh menjadi sumber rujukan, ia selalu mencari data yang lengkap sebelum mengambil keputusan, bukan karena suka atau tidak suka.

Pengalaman masa mudanya sebagai juara dunia pencak silat mampu ia aplikasikan menjadi suatu strategi, perhitungannya akurat dengan kemampuan bulat. Tak heran dalam mendampingi MAR pada saat pergolakan reformasi MH tak ada rasa takut, ia menjadi benteng pertahanan MAR dihadapan musuh-musuhnya. Saat reformasi MAR tentu tidak aman, berbagai serangan diarahkan ke MAR, dari psikologis hingga ke fisik. MH dengan setia menjaga MAR. sebagai prajurit MH terlatih dalam setiap pergolakan politik, jadi ia bukan seorang pendatang baru di PAN, ia bukan seorang pedagang atau pengusaha, apalagi hanya sebatas dekat atau kekeluargaan.

Ke depan, dengan segala kemampuan yang dimiliki MH, banyak kader yakin MH mampu men-drive partai kembali kedalam _rule of track_-nya PAN, tidak lagi berkhianat terhadap AD/ART dan kembali pada karakter aslinya, bukan mbalelo dan tidak jelas pendiriannya. MH bersama MAR, MH bersama PAN, kita bersama MAR, setia bersama MAR. MH for PAN1 demi menuju kejayaan PAN dimasa datang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *