Prada Deri Pramana

Prada DP Terancam Pasal Berlapis Bunuh Kekasih

IndonesiaPress.net, PALEMBANG – Prada Deri Pramana (21), pelaku pembunuhan terhadap Vera Oktaria (20) pegawai salah satu minimarket yang ada di Palembang, Sumatera Selatan, terancam dengan pasal berlapis yakni Pasal 340 pembunuhan berencana dan Pasal 338 tentang pembunuhan.

Tuntutan itu dibacakan oleh Mayor D Butar-butar sebagai oditur di persidangkan yang dilakukan di pengadilan militer I-04 Palembang, Kamis (1/08/2019). Saat persidangan puluhan prajurit TNI mengawal sidang agar tetap kondusif.

Sidang perdana ini juga dihadiri oleh keluarga korban dan teman-temannya. Di persidangan ini juga terungkap motif Prada Deri membunuh Vera yakni cemburu dan menduga Vera memiliki hubungan dengan pria lain.

“Terdakwa dan korban sepakat untuk membuat sandi ponsel tanggal hari jadian mereka yakni tanggal 091914, namun setelah di cek kata sandi milik Vera berubah,” ujar Oditur, Mayor D Butar-Butar.

Selain itu, dari hasil penyelidikan ternyata Prada Deri meminta jemput kepada korban di daerah Kertapati Palembang, kemudian keduanya berangkat ke daerah Sungai Lilin, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Vera dimutilasi

Keluarga berharap, Prada Deri Pramana dihukum setimpal. “Harapan saya dia (Prada Deri) dihukum mati. Walalupun dia mati rasanya belum setimpal tapi setidaknya hati ini bisa lega,” ucap Rini kakak Vera Okratia.

Diketahui, Vera Oktarina (20) ditemukan tewas disebuah kamar penginapan yang ada di kawasan Sungai Lilin, Musi Banyuasin dalam keadaan yang mengenaskan pada 10 Mei 2019 lalu. Vera ditemukan sudah mulai membusuk serta salah satu tangan sudah terpotong.

Selain itu, dari olah tempat kejadian perkara, pelaku berusaha menghilangkan jejak korban dengan cara ingin membakar lokasi penemuan mayat. Hal tersebut terungkap dari ditemukannya timer obat nyamuk yang sudah dibakar.

Polisi Polsek Sungai Lilin dan Polres Musi Banyuasin kemudian berkoordinasi dengan Kodam II/Sriwijaya lantaran terduga pelaku adalah Deri, pacar korban yang berdinas di jajaran Kodam II/Sriwijaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *